Rose gold perlahan-lahan menjadi primadona salah satu jenis material cincin wanita yang saat ini banyak disukai oleh kaum hawa. Berbeda dari cincin emas putih dan kuning, varian warna rose gold ini terlihat begitu berbeda dan eksotik sehingga cocok untuk acara formal maupun santai.
Berbeda dari material yellow gold maupun white gold, cara merawat material rose gold cukup beragam, namun tetap bisa dilakukan dengan cara sederhana. Apa saja cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat varian material perhiasan yang satu ini? Yuk, simak informasi lebih lengkapnya berikut ini.
1. Kiat-Kiat Penyimpanan Cincin Rose Gold
Cincin dengan material rose gold umumnya bisa rentan terhadap goresan jika disimpan bersama perhiasan lain. Begitu juga dengan material lainnya. Maka dari itu, Anda harus memastikan menyimpannya di kotak perhiasan khusus yang memiliki sekat terpisah atau dalam pouch lembut berbahan kain beludru.
Tips tambahan lain yang bisa Anda lakukan adalah, pastikan Anda menggunakan silica gel di dalam kotak perhiasan atau pouch penyimpanannya. Tujuannya yaitu untuk menjaga kelembapan tetap rendah.
2. Melepaskan Cincin di Waktu Tertentu
Cincin dari material rose gold cenderung lebih kuat dibandingkan varian yang lain. Meskipun begitu, bahan tembaga dalam campuran material tersebut dapat bisa mengalami perubahan warna jika terlalu sering terpapar bahan kimia atau tekanan fisik.
Untuk mencegah hal-hal yang demikian, pastikan Anda melepasnya di waktu-waktu tertentu. Contohnya, pastikan Anda melepasnya saat mencuci piring, membersihkan rumah, berolahraga, atau berkebun .
3. Bersihkan Cincin Secara Berkala
Membersihkan cincin dengan material rose gold sangat mudah dan bisa dilakukan di rumah. Artinya Anda bisa menghemat biaya untuk membersihkan perhiasan tersebut. Anda bisa menggunakan larutan air hangat dan sabun cair yang lembut, lalu bersihkan cincin menggunakan sikat gigi berbulu halus.
Rendam cincin dalam air sabun hangat selama 15–20 menit. Gosok secara perlahan pada area yang kotor dengan sikat halus. Bilas menggunakan air bersih, lalu keringkan dengan kain microfiber.
4. Hindari Paparan Langsung dengan Bahan Kimia
Jarang orang menyadari, bahwa parfum, lotion, dan kosmetik lainnya bisa mengandung bahan kimia yang ternyata dapat memengaruhi warna atau kilau cincin atau perhiasan emas yang Anda miliki.
Maka dari itu, mulai dari sekarang, pastikan Anda hanya mengenakan perhiasan emas berlian, khususnya cincin setelah selesai menggunakan produk perawatan tubuh yang mengandung bahan-bahan kimia. Tujuan dari hal ini yaitu untuk mencegah reaksi kimia yang bisa membuat cincin tampak kusam lebih cepat.
5. Hindari Air Panas atau Air Kolam Terlalu Sering
Perlu Anda ketahui juga bahwa ternyata air panas dari shower maupun air kolam yang mengandung klorin bisa mempercepat perubahan warna pada perhiasan, khususnya cincin yang terbuat dari material rose gold.
Kenapa demikian? Hal ini bisa terjadi, khususnya pada rose gold yang mengandung tembaga dalam komposisi yang cukup reaktif terhadap bahan kimia. Sebaiknya lepas cincin sebelum mandi air panas atau berenang.
6. Poles Secara Berkala
Meskipun merawat cincin berlian bisa Anda lakukan sendiri di rumah dengan cara yang murah dan mudah, tidak ada salahnya Anda rawat juga ke butik-butik perhiasan yang menyediakan layanan perawatan perhiasan sesekali.
Tujuan dari hal ini yaitu untuk menjaga kilaunya tetap maksimal. Anda bisa melakukannya setidaknya sekali atau dua kali dalam setahun untuk dipoles ulang. Proses polishing ini akan mengembalikan permukaan halus dan kilau cincin seperti baru.
Demikian informasi seputar tips merawat cincin wanita yang terbuat dari rose gold. Merawat cincin emas wanita ternyata tidak membutuhkan cara rumit setelah Anda membaca artikel ini, cukup konsistensi dan perhatian terhadap detail. Selain itu, pastikan juga Anda memilih cincin berlian terbaik, contohnya cincin berlian dari MONDIAL yang bisa Anda kunjungi langsung di situs resminya.